Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

4 Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Saat Tidur

Blog Dokter - Pada orang yang normal, tidak memiliki riwayat penyakit jantung, selama tidur, tekanan darah serta debaran jantung pada umumnya akan terdengar teratur dan lebih rileks. Namun, beda halnya bilamana Anda mengalami penyakit serangan jantung, debaran jantung akan menjadi lebih cepat dan tidak beraturan. Serangan jantung ketika dalam kondisi tertidur bisa terjadi pada siapa pun, bukan hanya mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Dari beberapa kasus yang tercatat, mereka yang mengalami serangan jantung dadakan merupakan orang-orang yang tertidur sangat lelap sekali. Serangan jantung tersebut kabarnya bisa mendatangkan kematian. Bila Anda merasakan gejala dan penyebab serangan jantung ini, segera periksakan kondisi kesehatan jantung Anda ke rumah sakit.

4 Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Saat Tidur

Serangan Jantung
Ilustrasi mengalami penyakit jantung
Berikut 4 gejala dan penyebab serangan jantung disaat tidur yang wajib anda ketahui

 1  Detak jantung cepat dan tidak beraturan
Bila Anda biasa bangun tidur dengan detak jantung cepat dan tidak beraturan, bisa menjadi pertanda yang akurat jika Anda mengalami serangan jantung atau bahkan penyakit jantung koroner, dimana penyakit ini merupakan penyakit yang cukup serius karena bisa mengarah pada gagal jantung. Bil Anda mengalami gejala detak jantung cepat dan tidak beraturan lebih dari 5 menit lamanya, segera cari pertolongan. 

 2  Gangguan tidur
Bila Anda kerapkali merasa kesulitan untuk tidur lelap dan mudah merasa gelisah, ini merupakan gejala dan penyebab serangan jantung tengah menghampiri Anda, apalagi jika didukung dengan fakta jika Anda memang selalu merasa kelelahan ketika siang hari menjelang. Oleh karenanya, jaga selalu kesehatan tubuh dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan sehat ketimbang mengkonsumsi makanan cepat saji dan rutinlah untuk berolahraga. 

 3  Keringat dingin menjelang malam
Tanpa sengaja Anda terbangun di malam hari dengan tubuh penuh keringat dingin, padahal suhu udara hangat dan tidak sedang hujan diluar. Gejala ini merupakan pertanda serangan jantung, karena ketika bangun tidur, tubuh akan melepaskan biokimia ke aliran darah. Kondisi tubuh penuh keringat mungkin bukanlah gejala penyakit serius bila terjadi satu dua kali, namun bila terus terjadi setiap hari, Anda patut waspada dan mawas diri. 

 4  Nyeri dada dan nyeri tubuh
Nyeri dada merupakan gejala dan penyebab serangan jantung yang paling mudah dideteksi dari infark miokard, meskipun tetap saja bukanlah gejala yang paling umum. Sesak napas, dada yang terasa nyeri, dan rasa sakit yang tidak tertahankan bisa saja terjadi disaat Anda sedang tertidur pulas atau setelah bangun tidur. Nyeri dada dalam skala kecil adalah yang paling berbahaya, karena banyak orang yang seringkali menganggap remeh gejala tersebut. Pasien serangan jantung mengakui jika mereka kerapkali merasakan sakit atau ketidaknyamanan, khususnya pada lengan, perut, punggung serta leher, namun biasanya gejala ini hanya datang sesaat saja, namun bila terjadi dalam intensitas yang cukup lama segera periksakan diri dan jantung Anda ke dokter spesialis penyakit dalam.

Semoga dengan 4 penyebab serangan jantung disaat tidur sahabat blog dokter dapat terhindar dari serangan jantung diwaktu tidur.

Lihat juga : 10 Cara Mudah Mencegah Serangan Jantung

Rabu, 16 April 2014

7 Penyebab Penyakit Jantung koroner

Blog Dokter - Penyakit jantung merupakan pembunuh utama masyarakat Indonesia. Utamanya lagi ialah penyakit jantung koroner yaitu merupkan penyumbatan terhadap nadi koroner akibat menumpuknya lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplaian darah ke jantung menjadi terganggu. Selain itu ada juga faktor lain yang menyebabkannya seperti pola hidup dan juga kurangnya berolahraga.

7 Penyebab Penyakit Jantung koroner

penyebab penyakit jantung koroner
Ilustrasi Mengalami Penyakit Jantung Koroner
Dalam menyikapi hal ini anda sebaiknya mencari tahu apakah penyebab dari penyakit jantung koroner. Berikut merupakan beberapa faktor utama dari penyebab jantung koroner.


1. Kadar Kolesterol Tinggi

Seperti yang di jelaskan di awal bahwa jantung koroner karena adanya endapan lemak pada dinding arteri koroner, yang terdiri dari kolesterol dan zat buangan lainnya. Oleh karena itu jika anda ingin mengurangi risiko penyakit jantung koroner,menjaga kadar kolestrol dalam darah sangatlah penting. Sebenarnya kolestrol itu juga sangat bermanfaat di tubuh namun jika dalam jumlah yang banyak akan sangat berbahaya.


2. Tekanan Darah Tinggi/Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab yang sangat berpengaruh terhadap jantung koroner. Dalam dunia kesehatan pengukuran terhadap tekanan darah terbagi dua yaitu tekanan sistolik dan tekanan diastolik . Dimana tekanan sistolik adalah tekanan darah yang memancar dari jantung ke seluruh tubuh. Tekanan diastolik adalah tekanan darah yang kembali mengisi jantung. Secara umum orang dikatakan menderita hipertensi bila tekanan darah sistolik/diastoliknya di atas 140/90 mmHg.


3. Trombosis

Trombosis juga faktor penentu jantung koroner. Trombosit adalah gumpalan darah pada arteri dan vena. Potensi gumpalan trombosit bisa dipengaruhi oleh faktor kerutinan merokok dan utamanya partikel bebas dalam tubuh.


4. Kegemukan

Orang-orang yang menderita obesitas akan memberikan banyak potensi terserang penyakit jantung koroner. Sebab obesitas sangat erat kaitannya dengan resiko tekanan darah apalagi diabetes. Orang yang kegemukan juga cenderung memiliki kadar HDL rendah/LDL tinggi.


5. Diabetes mellitus

Penyakit diabetes atau kelebihan kandungan gula dalam darah merupakan pemicu dari jantung koroner. Banyak dari penderita diabetes meninggal bukan karena kenaikan gula darahnya namun karena gangguan kardiovaskular atau jantung koroner.


6. Penuaan

Usia tentunya sangat berpengaruh terhadap segala jenis penyakit tak terkecuali jantung koroner. Efektifitas organ tubuh tentunya akan menurun pula sepanjang usia menua. Sangat banyak ditemukan orang-orang menderita jantung koroner ketika ia berada pada usia yang tidak muda lagi.


7. Keturunan

Jantung koroner merupakan penyakit yang bisa menurun bahkan memiliki potensi yang lebih besar. Sehingga jika ada dari orang tua anda yang terserang jantung koroner maka anda juga perlu berhai-hati dalam mengatur pola hidup anda.

Nah itulah tadi beberapa dari penyebab jantung koroner yang semoga bisa membantu anda untuk memulai mengantisipasi potensi anda terserang penyakit jantung koroner. Semoga anda bisa mendapatkan manfaat serta bisa berbagi pada keluarga serta teman anda.

Jumat, 04 April 2014

Ciri Ciri Penyakit Gagal Jantung

Blog Dokter - Kesehatan tentunya menjadi prioritas utama dalam hidup ini. Menjaga kesehatan adalah hal yang sangat penting utamanya organ-organ vital anda.Salah satunya adalah jantung dimana ia bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh anda. Jika jantung sakit maka akan sangat berpengaruh pada seluruh tubuh anda.

Ciri Ciri Penyakit Gagal Jantung

dokter jantung
Ilustrasi Dokter Spesialis Jantung
Oleh karena itu anda perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri penyakit gagal jantung agar anda dapat mengatasinya sejak dini.

1. Sesak napas 
Jantung lemah membuat cairan kembali ke paru-paru sehingga menyebabkan sesak napas pada saat berolahraga, beraktivitas seperti biasa bahkan pada saat berbaring. Pengumpulan cairan dalam paru-paru juga menyebabkan batuk serta asma. 

2. Pengumpulan cairan di beberapa bagian tubuh 
Jantung lemah tidak mampu memompa darah menyeluruh hingga ke ginjal yang menyebabkan adanya retensi cairan dan air dalam tubuh. Akibatnya pergelangan kaki, kedua kaki, serta perut menjadi besar atau bengkak. Kamu juga menjadi lebih sering ke kamar kecil untuk menyingkirkan kelebihan cairan ini dan jangan heran bila merasa mual atau nafsu makan berkurang namun berat badan kamu bertambah. 

3. Pusing, lemah, dan lelah 
Karena jantung hanya mampu memompa sedikit darah maka kamu akan menjadi lebih cepat lelah dan lemah. Kekurangan suplai darah di otak menyebabkan pusing dan kebingungan. Jangan sampai salah mengira ini adalah gejala anemia atau kekurangan sel darah merah. 

4. Detak jantung yang tidak teratur dan cepat 
Jantung jadi berdetak lebih cepat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini akan memicu detak jantung yang tidak teratur dan cepat. 

Gejala-gejala ini bisa saja hanya satu yang muncul atau kamu bahkan tidak merasakan gejala seperti di atas. Selain itu, bisa saja gejala yang kamu alami bukanlah gejala gagal jantung. Seseorang dengan gejala yang sama dengan semua hal di atas, bukan berarti jantung mereka sudah parah. Bisa saja orang yang hanya merasakan gejala ringan dan mengira jantungnya hanya sedikit melemah ternyata sudah parah. Sebaiknya bila merasakan gejala seperti di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosa dan penanganan yang tepat.

Terima kasih telah membaca tanda - tanda penyakit gagal jantung. Semoga dengan artikel diatas anda dapat dengan cepat mengetahui penyakit gagal jantung.


Kamis, 03 April 2014

7 Ciri Ciri dan Gejala Penyakit Jantung Koroner

Blog Dokter - Seperti yang telah di bahas pada artikel sebelumnya bahwa jantung merupakan organ yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Penyakit jantung sangatlah beragam, salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Apa sajakah gejala atau ciri-ciri dari penyakit jantung coroner?

7 Ciri Ciri dan Gejala Penyakit Jantung Koroner

jantung koroner
Ilustrasi penderita jantung koroner
Berikut 7 ciri ciri gejala penyakit jantung koroner

1. Gejala sesak nafas
Sesak nafas selalu menjadi gejala utama penyakit jantung. Bila anda mengalami pernafasan yang tidak stabil alias sesak nafas, waspadalah. Biasanya yang terkena penyakit asma. Akan tetapi serangan sesak nafas merupakan salah satu gejala dari penyakit jantung. Penjelasannya adalah apabila ada penyakit jantung kadang – kadang ada cairan yang masuk ke dalam rongga paru - paru, maka sangat mengganggu udara ketika masuk ke paru – paru hingga akhinya mengalami sesak nafas. Apabila ketika tidur atau berisitrahat, anda mengalami sesak nafas, maka anda termasuk kedalam kategori penyakit jantung kronis atau tingkat lanjut.

2. Sering pusing bahkan pingsan
Bila anda sering mengalami pusing dikepala hingga akhirnya pingsan, maka itu adalah salah satu gejala penyakit jantung. Umumnya, para penderita penyakit jantung mengalami hal itu. Hal ini akibat dari sistem kerja otot jantung yang mulai melemah sehingga darah yang dipompa tidak bekerja secara normal dan pasokan darah ke seluruh bagian tubuh menjadi kacau.

3. Sering mengalami nyeri
Bila anda mengalami nyeri dibagian tubuh tertentu, biasanya disebabkan suplai pasokan darah mengalami kekurangan dibeberapa bagian tubuh. Sehingga tubuh mengalami kram atau nyeri. Selain itu, dibagian dada juga mengalami nyeri setiap hari. Bila anda mengalami gejala ini segera periksa ke dokter.

4. Jantung sering berdebar-debar atau disebut Palpitasi
Gejala yang satu ini patut di waspadai juga.Gejala jantung sering berdegup kencang tanpa alasan sering muncul anda harus periksa ke dokter secepatnya. Biasanya gejala ini dibarengi dengan gejala penyakit lainnya.

5. Gampang lelah dan pening
Bila badan sering lemah biasanya ada pasokan darah ke dalam tubuh tidak bekerja secara normal. Agar kinerja jantung anda tidak melemah alangkah baiknya periksa secara rutin dan berolah raga yang ringan. Hindari kebiasaan buruk seperti minuman keras, candu, merokok atau lainnya. Selain itu imbangilah dengan gaya hidup sehat dengan makan berbahan alami.

6. Gangguan pencernaan
Dalam satu studi diketahui wanita dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibanding pria. Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut.

7. Kematian otot jantung
Kematian otot jantung ini disebut juga dengan myokard infark. Jika ciri ini dialami, maka gejalanya, seperti nyeri dada yang hebat, mudah berkeringat, mual, muntah, dan hilangnya kesadaran. Kondisi kematian otot ini bisa menyebabkan kematian. Namun terkadang, gejalanya berbeda-beda tergantung pada seberapa banyak otot jantung yang rusak.

Terima kasih telah membaca 7 tanda tanda penyakit jantung koroner. Semoga dengan ciri ciri diatas anda dapat segera kedokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga : 10 Cara Mudah Mencegah Serangan Jantung

Sabtu, 25 Januari 2014

10 Cara Mudah Mencegah Serangan Jantung

Blog Dokter - Penyakit jantung bisa beresiko terhadap siapa saja dan utamanya dapat menyerang kapan saja. Penyakit jantung sangat berpengaruh dengan pola hidup dan juga makan anda. Selain itu factor seperti psikologis dan stress merupakan hal yang harus dijaga. Bagi penderita penyakit jantung sangat baik baginya untu terus menjaga kondisi tubuh agar bisa terhindar dari serangan jantung. Sebab dengan serangan jantung secara tiba-tiba akan menyebabkakn stroke dan lebih parahnya lagi bisa mengancam nyawa seseorang.

Oleh karena itu bagi anda pederita jantung dan memiliki orang terdekat yang menderita hal yang sama, penting bagi anda untuk memperhatika beberapa tips di bawah ini agar bisa membantu anda dalam mencegah serangat jantung tiba-tiba.

10 Cara Mudah Mencegah Serangan Jantung

mencegah serangan jantung - BlogDokter
Ilustrasi Mengalami Serangan Jantung
Berikut 10 Tips Mudah Mencegah Serangan Jantung

1. Jalan selama 30 menit setiap hari

Ubahlah pola hidup anda yang selalu bersantai. Usahakan untuk menyisihkan waktu sekitar 30 menit untuk berjalan, hal ini dapat berguna untuk mengurangi resiko serangan jantung sekitar 30 persen.

2. Rutin mengecek tekanan darah

Seorang dengan penderita jantung sebaiknya rutin dan mengenali tekanan darahnya. Usahakanlah untuk mencapai angka 115/75 yaitu hal yang dpat dikatakn normal. Walaupun tekanan darah normal bergantung dengan individu anda bisa mengontrolnya ke dokter untuk mengetahui tekanan normal anda. Tenakan darah anda mungkin bahkan lebih penting daripada kolesterol anda. Dan, anda bisa menurunkan tekana ini sendiri.

3. Makan 250gr kacang-kacangan setiap hari

Kacang-kacangan akan meningkatkan kadar kolesterol baik, HDL, dan menurunkan radang. Kacang juga membantu menyehatkan jantung dengan alasan yang belum jelas. Kacang memiliki kadar asam lemak Omega 3 tinggi, memiliki protein dan serat tinggi.

4. Coba cari tahu kadar HDL anda

HDL anda sebaiknya berada pada kisaran nilai 50. Bagi wanita, nilai HDL tinggi jauh lebih baik daripada LDL rendah. Entah kenapa, tapi yang jelas, makin tinggi nilai HDL, makin bagus (50 sudah termasuk bagus). CAra termudah untuk meningkatkan nilainya adalah olahraga, kurangi minuman keras, makan makanan dengan lemak sehat, misalnya: zaitun, canola. Asam Pantotenat (vit. B5) juga bisa membantu.

5. Makan 10 sendok makan saus tomat dalam seminggu

Saus tomat penuh dengan kalium yang menurunkan tekanan darah. Anda bisa menyajikannya dengan pasta agar terlihat lebih enak.

6. Gunakanlah benang gigi

Dengan menjaga kesehatan mulut dan mencegah radang arteri dapat membantu anda mengurangi kemungkinan sakit jantung. Jarang ada orang yang tahu bahwa kesehatan mulut anda mempengaruhi semua kesehatan arteri anda, yang mempengaruhi keadaan aliran darah ke jantung dan organ seksual anda, bahkan, mempengaruhi kerutan pada kulit.

7. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setiap hari

Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri. Cinnamon roll (roti kayu manis) memiliki 7 gram lemak jenuh. Minyak trans (misalnya dalam mentega atau margarin), sering ditemukan dalam makanan yang diproses atau dipanggang dalam oven.

8. Hindari makan gula berlebih

Gula berlebih juga akan memicu anda untuk terkena serangna jantung. Oleh karena itu hindarilah makanan yang memiliki kandungan gul yang banyak.

9. Kurangi alcohol

Minuman beralkohol seperti bir dan anggur memiliki efek anti – radang.

10. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari

Tingkatkan jumlah makanan sayur dan buah anda. Janganlah anda malas untuk mengonsumsi sayur dan buaha gar jantung anda tetap terjaga kesehatannya.

Terima kasih telah membaca 10 tips ampuh untuk mencegah serangan penyaki jantung sejak dini. Semoga dengan tips diatas anda dapat terhindar dari penyakit jantung.

Baca juga : 10 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Anda